Warning: strtolower() expects parameter 1 to be string, object given in /var/www/html/kab-bojonegoro.kpu.go.id/wp-content/themes/_s-master/archive.php on line 20

Sasar Jamaah Tahlil, Gelap Pun Relawan Demokrasi Tetap Beraksi

Bojonegoro, kab-bojonegoro.kpu.go.id. – Tidak hanya bergerak pada saat hari terang, saat hari telah gelap pun relawan demokrasi masih semangat menunaikan tugas mulia, mengajak masyarakat memilih pada 17 April 2019.

Seperti yang dilakukan oleh relawan asal Kecamatan Gayam Fadlilah dan Rischa Novian Indriyani asal Kecamatan Kapas. Di tempat yang berbeda, mereka menyasar sekelompok ibu-ibu jamaah tahlil yang sedang menggelar acara rutinan di kampung lingkungan masing-masing.

“Kami relawan juga menyasar basis pemilih keagamaan, malam ini menggelar sosalisasi di jamaah tahlil puteri di Desa Ringintunggal Kecamatan Gayam,” ungkap Fadlilah, relawan demokrasi asal Kecamatan Gayam, Selasa (05/02/2019).

Fadlilah mengungkapkan, dalam penyampaian materi, sasaran belum banyak mengetahui siapa saja peserta pemilu,  khususnya calon anggota DPD, DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten.

“Awalnya sasaran belum tahu kalau jumlah surat suara ada lima, dan warnanya pun berbeda. Mereka berharap sekali dapat menggunakan hak pilihnya untuk menentukan masa depan bangsa,” tuturnya.

 

Terpisah, relawan asal Kecamatan Kapas, Rischa Novian Indriyani juga mendatangi kelompok jamaah tahlil Ibu-ibu di RT 04 RW 01 Desa Wedi Kecamatan Kapas. Kebanyakan jamaah yang sudah berusia lanjut (lansia) kebingungan melihat banyaknya surat suara yang berjumlah lima. Rischa pun menjelaskan perbedaaan kelima surat suara tersebut. Ia mengajak para jamaah agar tidak golput. (lyn/ rin)

Di Dander, Relawan Demokrasi Juga Datangi Penyandang Disabilitas

Bojonegoro, kab-bojonegoro.kpu.go.id. – Tidak hanya menyasar para pemilih pemula dan kaum marginal, Relawan Demokrasi KPU Kabupaten Bojonegoro juga mendatangi kaum rentan penyandang disabilitas.

Seperti yang dilakukan relawan demokrasi asal Dander, Kholishotun Nifa dan Anisa Indah Sri Wahyuni serta Isna Choirun Nisa’ Azzahro’ asal Temayang. Ketiga relawan ini mendatangi Mbah Bas, salah satu warga penyandang tuna netra di RT 11 RW 02 Desa Sendangrejo Kecamatan Dander.

“Dalam penyampaian materi mbah Bas mengetahui akan dilaksanakan pemilu, namun belum mengetahui tentang siapa saja peserta pemilu, jadi kami juga harus menjelaskan secara umum,” ungkap Kholishotun Nifa, relawan Demokrasi asal Kecamatan Dander, Senin (04/02/2019).

Nifa, sapaan akrabnya menyampaikan, bahwa dalam keluarga mbah Bas ini satu keluarga penyandang disabilitas. Sehingga seringkali pada saat datang pemilu mereka menggantungkan hak mereka kepada tetangga yang mau mengantarkan dan membawa mereka ke tempat pemungutan suara (TPS).

“Keluarga mbah Bas ini sangat bergantung kepada tetangga untuk mengantarkannya ke TPS,” terangnya.

Terpisah, Komisioner Divisi SDM dan Parmas KPU Kabupaten Bojonegoro, Mustof menuturkan bahwa untuk persoalan pemilih tuna netra, KPU telah menyediakan alat bantu untuk memilih. Ia mengimbau supaya keluarga penyandang disabilitas atau masyarakat sekitar dapat membantu anggota keluarga atau warganya yang memiliki keterbatasan fisik untuk mendapatkan hak memilihnya di TPS.

“Selain itu, anggota keluarga disabilitas juga dapat meminta bantuan dari petugas KPPS setempat,” ujar Mustofirin, Komisioner Divisi SDM dan Parmas KPU Kabupaten Bojonegoro

(lyn/ rin)

Sambung Keterputusan Informasi, Relawan Juga Sasar Kaum Marginal

Bojonegoro, kab-bojonegoro.kpu.go.id. – Relawan Demokrasi adalah perangkat KPU dalam menyambung keterputusan informasi ke masyarakat. Dalam hal ini, seorang relawan asal Kedungadem, Ahmad Suhermanto berhasil melakoninya dengan baik.

Senin (04/02/2019) siang, sekira pukul 13.30 WIB, relawan demokrasi KPU Kabupaten Bojonegoro mendatangi rumah-rumah warga yang terletak di wilayah pinggiran sepanjang Desa Teleng Kecamatan Sumberrejo. Bertempat di rumah salah satu warga RT  02 RW 01, Sriasih,  relawan basis kaum marginal, Ahmad Suhermanto asal Kedungadem melakukan sosialisasi menyasar ibu-ibu rumah tangga.

“Disini termasuk daerah pelosok yang jarang dijangkau oleh kegiatan sosialisasi semacam ini. Kami sampaikan  ke masyarakat tentang  tanggal pelaksanaan pemilu 2019, warna kertas Pemilu 2019, Peserta Pemilu 2019, Tata cara mencoblos sesuai dengan aturan suara yang sah,” terang Ahmad Suhermanto, relawan basis kaum marginal asal Kedungadem, Senin (04/02/2019).

Herman, sapaan akrabnya, menuturkan bahwa dalam penyampaian materi kebanyakan ibu-ibu mengahawatirkan ketidakpahaman mereka tentang jenis surat suara yang begitu banyak, khususnya yang memuat calon-calon legislatif seperti halnya surat suara calon DPRD Kabupaten, DPRD Provinsi dan DPR RI. Ditambah lagi masalah penglihatan yang kabur ketika melihat surat suara.

“Saking banyaknya surat suara, kebanyakan ibu-ibu tidak paham tentang surat suara tersebut dan mengkhawatirkan penglihatan mereka,” ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, Komisioner KPU Kabupaten Bojonegoro, Mustofirin mengungkapkan bahwa relawan demokrasi adalah perangkat KPU yang dapat masuk di semua lapisan masyarakat untuk sosialisasi. Oleh karenanya, selain memiliki tugas mendorong masyarakat datang ke TPS, tugas lainnya adalah memutus ketidaktahuan masyarakat mengenai tata cara teknis pemilihan.

“Adanya kekhawatiran masyarakat kesulitan memahami jenis surat suara dalam Pemilu 2019 ini tentu menjadi perhatian KPU. Kami bersama relawan demokrasi akan terus berupaya untuk menjadi solusi dalam permasalahan tersebut. Kami akan masuk ke seluruh lapisan masyarakat,” tuturnya. (lyn/ rin)

Siap dan Sigap, Relawan Demokrasi Kedungadem Ajak Ngopi Teman Sebaya

Bojonegoro, kab-bojonegoro.kpu.go.id. – Menjadi relawan demokrasi harus selalu siap dan sigap. Dimanapun berada harus siap untuk berbicara memberikan pemahaman tentang pemilu ke masyarakat. Hal ini dilakukan oleh relawan demokrasi asal Kecamatan Kedungadem, Siti Nur Aisah dan Fitria Febri Arianti.

Memulai tugas sosialisasi dengan riang gembira, dilakukan oleh Ais dan Fitri. Di sela-sela berkumpul dengan teman-teman komunitasnya di lingkungan rumah, mereka mulai mengerjakan tugas sebagai mitra KPU, sosialisasi sebagai upaya meningkatkan partisipasi.

Pada Senin (04/02/2019) siang, sekira pukul 12.00 WIB, bertempat di  sebuah warung makanan di RT 05 RW 01 Desa Mlideg Kecamatan Kedungadem, dua relawan demokrasi mengadakan sosialisasi. Teman sebaya yang saat ini berkedudukan sebagai pemilih pemula pun diajak ngopi bareng agar lebih memahami pemilu.

“Materi yang kita sampaikan dalam sosialisasi terdiri dari apa warna kertas Pemilu 2019, siapa saja Peserta Pemilu 2019 dan bagaimana tata cara serta tanggal pelaksanaan Pemilu 2019,” ungkap Fitria Febri Arianti, relawan demokrasi asal Kedungadem, Senin (04/02/2019).

Fitri, sapaan akrabnya, menyampaikan bahwa kebanyakan teman-temannya sudah memahami tentang akan dilaksanakannya pemilu pada 17 April 2019. Mereka antusias untuk hadir ke tempat pemungutan suara (TPS) dan menggunakan hak pilihnya untuk ikut serta menentukan nasib bangsa ini di masa depan.

“Alhamdulillah penyampaian materi berjalan lancar, terlebih dengan konsep ngopi bareng. Sehingga terkesan tidak formal dan tidak membosankan,” ujarnya. (lyn/ rin).

55 Relawan Demokrasi Siap Diterjunkan Sebagai Mitra KPU Tingkatkan Partisipasi

 

Bojonegoro, kab-bojonegoro.kpu.go.id. – Sebanyak 55 Relawan Demokrasi KPU Kabupaten Bojonegoro telah siap diterjunkan dalam misi sosialisasi menuju peningkatan partisipasi pemilih pada Pemilu 2019. Mereka adalah mitra KPU dalam upaya peningkatan partisipasi.

Mustofirin, Komisioner Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat (Parmas) KPU Kabupaten Bojonegoro menuturkan bahwa KPU Kabupaten Bojonegoro telah menyiapkan 55 Relawan Demokrasi untuk membantu tugas-tugas sosialisasi.

“Mulai hari ini relawan demokrasi telah siap diterjunkan untuk sosialisasi, mengajak masyarakat sadar akan pentingnya pemilu,” ujar   Mustofirin, Komisioner Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat (Parmas) KPU Kabupaten Bojonegoro, Minggu (03/02/2019).

Firin, sapaan akrabnya, mengungkapkan bahwa tugas relawan demokrasi ini sangat mulia. Mereka membawa misi kemanusiaan untuk mengajak masyarakat berpikir tentang nasib bangsa dan negara di masa depan. Mengajak masyarakat sadar tentang pentingnya menggunakan hak pilihnya untuk menyongsong perubahan yang semakin baik.

“Karena ini adalah tugas besar, pada saat pelaksanaan sosialisasi relawan juga dibekali alat peraga sosialisasi dan tanda pengenal sebagai bentuk resmi penugasan dari KPU. Mereka adalah mitra KPU yang tersebar di seluruh kecamatan,” pungkasnya.

Relawan Demokrasi tersebut telah ditugaskan untuk mengadakan sosialisasi menyasar 10 basis pemilih, terdiri dari basis keluarga, pemilih muda, pemilih pemula, perempuan, keagamaan, disabilitas, kaum marginal, pemilih berkebutuhan khusus, komunitas hingga warganet. (lyn/ rin)

Bersama Relawan Demokrasi, KPU Bojonegoro Lakukan Penyusunan Rencana Kerja Sosialisasi Pemilu 2019

Bojonegoro, kab-bojonegoro.kpu.go.id. –  Usai merekrut 55 Relawan Demokrasi untuk membantu menyukseskan Pemilu 2019, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten segera melakukan penyusunan rencana kerja sosialisasi Pemilu 2019, Sabtu (02/02/2019).

Kamis pagi, KPU Kabupaten Bojonegoro menyelenggarakan bimbingan teknis dalam rangka penyusunan rencana kerja sosialisasi Relawan Demokrasi. Hadir dalam acara tersebut 55 Relawan Demokrasi yang merupakan representasi tiap kecamatan di wilayah Kabupaten Bojonegoro.

Ketua KPU Kabupaten Bojonegoro, M. Abdim Munib menyampaikan bahwa tugas besar Relawan Demokrasi adalah sebagai mitra KPU dalam meningkatkan partisipasi pemilih. Yakni mengajak masyarakat untuk turut berpartisipasi menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 2019.

“Dalam hal ini, ada dua kategori masyarakat yang akan kita hadapi, yakni masyarakat yang tidak sadar pemilu dan masyarakat yang telah sadar pemilu,” ungkap M. Abdim Munib, Ketua KPU Kabupaten Bojonegoro.

Masyarakat yang tidak sadar pemilu, kata Munib, adalah masyarakat yang cenderung apatis dan pragmatis terhadap pemilu. Mereka yang tidak sadar pentingnya pemilu dan demokrasi akan acuh tak acuh.Mereka sama sekali tidak memedulikan keterkaitan antara Pemilu dengan kesejahteraan, demokrasi, pembangunan, dan kesatuan negara.

“Jadi tantangan terbesar relawan demokrasi adalah membuat masyarakat sadar pentingnya pemilu. Bagaimana menyadarkan, memahamkan tata cara memilih yang benar, siapa peserta pemilunya. Kemudian yang sudah sadar juga dapat menggunakan hak pilihnya dengan benar,” tuturnya.

Pelaksanaan bimtek ini membahas tentang rencana kerja relawan dan tata cara pelaporan kegiatan sosialisasi yang dilakukan oleh relawan demokrasi selama kurang lebih dua bulan kedepan. Selain itu, relawan juga dibekali oleh alat peraga sosialisasi yang akan dibawa saat relawan terjun ke lapangan. (lyn/ rin)

KPU Gelar Pengukuhan dan Bimtek Relawan Demokrasi Pemilu 2019

Bojonegoro, kab-bojonegoro.kpu.go.id. – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bojonegoro menggelar pengukuhan dan bimbingan teknis (bimtek) relawan demokrasi di Hotel & Resto MCM Bojonegoro, Jum’at (25/01/2019).

Sekira pukul 08.00 WIB, sebanyak 55 Relawan Demokrasi Pemilu KPU Kabupaten Bojonegoro berkumpul di Hotel & Resto MCM Bojonegoro. Mereka yang sebelumnya telah mengikuti tahapan seleksi dan dinyatakan lolos menghadiri acara pengukuhan dan bimbingan teknis (bimtek). Hadir membuka acara tersebut, Ketua KPU Kabupaten Bojonegoro, M. Abdim Munib.

Dalam pemaparannya, Ketua KPU Kabupaten Bojonegoro, M. Abdim Munib, menyampaikan bahwa tugas relawan demokrasi adalah membantu KPU untuk mendorong masyarakat datang ke TPS menggunakan hak pilihnya pada tanggal 17 April 2019 mendatang.

“Jadi Relawan Demokrasi harus dapat menjadi bagian masyarakat yang baik dalam meningkatkan partisipasi pemilu, dengan begitu, harapannya partisipasi masyarakat dalam pemilu 2019 bisa meningkat,” ujar M. Abdim Munib, Ketua KPU Kabupaten Bojonegoro, Jum’at (25/01/2019).

Munib juga menekankan kepada Relawan Demokrasi, untuk menjaga integritas dan netralitas selama menjalankan tugasnya sebagai mitra KPU. Relawan Demokrasi tidak diperbolehkan terlibat dalam politik praktis, seperti menjadi tim sukses peserta pemilu. “Relawan demokrasi itu merupakan bagian dari penyelenggara, untuk itu harus dapat menjaga integritas dan netralitas,” tuturnya.

Sementara itu, Komisioner Divisi SDM dan Parmas KPU Kabupaten Bojonegoro, Mustofirin, menyampaikan bahwa teknik komunikasi publik ketika Relawan Demokrasi turun ke masyarakat, harus murah senyum dan mengutamakan sopan santun.

“Gunakan bahasa yang mudah dimengerti di masyarakat, perhatikan adat istiadat masyarakat setempat, kearifan lokal, sehingga tujuan program Relawan Demokrasi ini dapat tercapai dengan baik,” ujar Mustofirin, Komisioner Divisi SDM dan Parmas KPU Kabupaten Bojonegoro.

Untuk diketahui, masyarakat yang mendaftarkan diri menjadi Relawan Demokrasi berjumlah 86 orang. Dari hasil seleksi administrasi, menjadi 63 orang yang dinyatakan dapat mengikuti tahapan seleksi wawancara. Di hasil akhir, terpilihlah 55 orang relawan demokrasi yang  tersebar di 10 basis antara lain; basis keluarga, basis pemilih pemula, basis pemilih muda, basis pemilih perempuan, basis pemilih penyandang disabilitas, basis pemilih berkubutuhan khusus, basis pemilih marjinal, basis komunitas, basis keagamaan dan basis warga internet. (lyn/ rin)

Upaya Tingkatkan Partisipasi Pemilih Pemula, KPU Buka Stand Expo di MAN 3 Bojonegoro

Bojonegoro, kab-bojonegoro.kpu.go.id. – Dalam rangka meningkatkan angka partisipasi pemilih pemula dan pemuda pada Pemilu 2019 mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bojonegoro membuka stand khusus dalam acara expo campus, Senin (21/01/2019).

Sejak pukul 08.00 WIB, bertempat di halaman MAN 3 Bojonegoro, Tim Sosialisasi dari Divisi SDM dan Parmas KPU Kabupaten Bojonegoro membuka stand expo Pemilu 2019. Stand ini bekerja sama dengan Panitia Expo Campus MAN 3 Bojonegoro bersama dengan Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro.

Komisioner Divisi SDM dan Parmas KPU Kabupaten Bojonegoro, Mustofirin, menyampaikan bahwa kegiatan expo campus ini selaras dengan program KPU Goes To School yang telah direncanakan oleh KPU Kabupaten Bojonegoro.

“Dengan kegiatan semacam ini harapannya KPU menjadi semakin dekat dengan pemuda dan pelajar yang mayoritas menjadi pemilih pemula dalam Pemilu 2019 mendatang. Selain itu mereka juga semakin memahami pentingnya Pemilu dan bagaimana tata cara memilih pada Pemilu 2019,” ungkap Mustofirin, Komisioner Divisi SDM dan Parmas KPU Kabupaten Bojonegoro, Senin (21/01/2019).

Dalam expo tersebut, KPU menghiasi stand dengan pernak-pernik Logistik Pemilu 2019. Terdiri dari kotak suara, bilik suara, alat untuk mencoblos, spesimen surat suara, layanan cek DPT hingga fotobooth dan alat peraga sosialisasi untuk foto selfi atau grufie. Selain itu juga dilakukan sosialisasi langsung oleh Ketua KPU Kabupaten Bojonegoro.

Dalam acara sosialisasi, Ketua KPU Kabupaten Bojonegoro, M. Abdim Munib menyampaikan bahwa Pemilu 2019 ini menjadi sejarah yang penting yang akan menentukan lima tahun Indonesia kedepan.

“Karena 1 kali datang ke TPS pada 17 April 2019 mendatang, kita akan memilih 5 pemimpin negara ini, yakni Presiden, DPD, DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten. Jadi mari bersama kita datang ke TPS, jangan sampai kita tidak menyalurkan suara kita,” pesannya.

Acara sosialisasi juga diiringi dengan peragaan bentuk surat suara langsung di hadapan ratusan pelajar MAN 3 Bojonegoro. Acara berakhir pukul 13.00 WIB. (lyn/ rin)

Jaga Kebersamaan di Tengah Padatnya Tahapan, Ini yang Dilakukan KPU Bojonegoro

Bojonegoro, kab-bojonegoro.kpu.go.id. – Menjaga kebersamaan dan kekompakan di tengah jadwal padat tahapan Pemilu 2019 sangatlah penting. Hal ini yang dilakukan oleh KPU Kabupaten Bojonegoro, Sabtu (19/01/2019) kemarin.

Sabtu pagi, sekira pukul 07.00 WIB,  seluruh keluarga besar KPU Kabupaten Bojonegoro berangkat bersama-sama menuju Pantai Karangjahe, Rembang, Jawa Tengah. Rombongan terdiri dari kelima Komisioner, Sekretaris dan Kasubag serta jajaran karyawan/ karyawati berangkat bersama dari kantor KPU Kabupaten Bojonegoro menggunakan 4 buah mobil. Rombongan pun tiba di Pantai Karangjahe pukul 10.30 WIB.

“Kegiatan ini penting untuk media refreshing seluruh awak KPU Kabupaten Bojonegoro. Karena di tengah tahapan pemilu yang semakin padat ini, kita dituntut untuk selalu menjaga kesehatan dan kebersamaan,” ungkap Moh. Sapiq, Sekretaris KPU Kabupaten Bojonegoro, Sabtu (19/01/2019).

Acara refreshing ini dihabiskan dengan kegiatan jalan-jalan menikmati panorama pantai Karangjahe. Kemudian dilanjutkan dengan permainan sepakbola pantai yang diikuti oleh segenap awak KPU Kabupaten Bojonegoro. Baik Komisioner, Kasubag maupun staf berbaur menjadi satu dalam permainan tersebut.

Usai berlari-larian sambil menikmati indah pantai Karangjahe, rombongan bergeser menuju Pasujudan Sunan Bonang dan Makam Putri Cempo yang terletak di Desa Bonang, Kecamatan Lasem Kabupaten Rembang. Setelah itu rombongan makan siang dan kembali pulang ke Bojonegoro. (lyn/ rin)

KPU BOJONEGORO

Jl. K.H.R. Moch. Rosyid No. 93 Desa Pacul Kecamatan Bojonegoro

(0353) 891760

kpubojonegoro@gmail.com

Facebook KPU Bojonegoro

Kontak Kami