Warning: strtolower() expects parameter 1 to be string, object given in /var/www/html/kab-bojonegoro.kpu.go.id/wp-content/themes/_s-master/archive.php on line 20

Nanti Malam, KPU Akan Gelar Nobar Debat Pertama Pilpres Tahun 2019

Bojonegoro, kab-bojonegoro.kpu.go.id. –  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bojonegoro akan mengadakan Nonton Bareng (nobar) Debat Pertama Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) Tahun 2019 di kantor KPU Kabupaten Bojonegoro Kamis (17/01/2019) malam nanti.

“Nanti malam KPU Kabupaten Bojonegoro akan mengadakan nobar Debat Pertama Pilpres Tahun 2019 di kantor KPU Kabupaten Bojonegoro. Kami mengundang seluruh masyarakat untuk turut serta dalam acara nonton bareng ini,” ujar Mustofirin, Komisioner KPU Kabupaten Bojonegoro, Kamis (17/01/2019) siang tadi.
Mustofirin menyampaikan bahwa acara nonton bareng tersebut dalam rangka mengajak masyarakat untuk lebih melek politik dan mengenali masing-masing dari dua pasangan calon yang akan berkompetisi dalam Pilpres Tahun 2019 ini. Kedua pasangangan calon dijadwalkan akan membincang visi misi dalam bidang Hukum, HAM, Anti-Korupsi, dan Terorisme.
“Kami imbau masyarakat untuk berbondong-bondong menyaksikan debat pertama ini, baik bersama keluarga di rumah, rekan-rekan komunitas maupun teman-teman di warung kopi agar sejenak meluangkan waktu untuk menyimak visi misi capres dan cawapres ini,” imbaunya.
Nonton bareng di Kantor KPU Kabupaten Bojonegoro dimulai pukul 20.00 WIB. Dipersilahkan bagi siapa saja yang ingin bergabung untuk datang ke kantor, Jalan KHR. Moh. Rosyid Nomor 93 Bojonegoro. (lyn/ rin)

KPU Adakan Tes Wawancara untuk Hasilkan Relawan Demokrasi Terbaik di Pemilu 2019

Bojonegoro, kab-bojonegoro.kpu.go.id. – Usai melaksanakan seleksi administrasi dokumen persyaratan pendaftar Relawan Demokrasi Pemilu 2019, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bojonegoro mengadakan tes wawancara bagi para calon relawan, Rabu (16/01/2019).

Hari ini, sejak pukul 08.00 WIB, calon relawan yang telah dinyatakan lolos seleksi administrasi melaksanakan tes wawancara di kantor KPU Kabupaten Bojonegoro. Tes wawancara tersebut diikuti oleh sebanyak 64 orang yang telah dinyatakan lolos dan diumumkan sebelumnya.

“Hari ini 64 orang yang telah lolos seleksi administrasi mengikuti tes wawancara,” ujar Mustofirin, Komisioner Divisi SDM dan Parmas KPU Kabupaten Bojonegoro, Rabu (16/01/2019).

Tes wawancara tersebut, ungkap Firin, untuk menggali kedalaman pengetahuan para calon relawan dan melakukan seleksi kembali calon relawan yang terbaik, yang diharapkan mampu menjadi corong KPU dalam melakukan sosialisasi meningkatkan partisipasi pemilih kedepan.

“Karena jumlah pendaftar lebih banyak dari jumlah yang dibutuhkan sebanyak 55 orang, maka untuk mengambil yang terbaik, KPU melakukan tes wawancara,” tuturnya.

Tes wawancara dibagi menjadi dua gelombang, pagi dimulai pukul 08.00-12.00 WIB. Kemudian istirahat sejenak dan dilanjutkan kembali pukul 13.00 -16.00 WIB. Tim wawancara tersebut terdiri dari Komisioner KPU Kabupaten Bojonegoro, Mustofirin, A. Khudlori, Fatkhur Rohman dan Supardi. (lyn/ rin)

Pendaftar Relawan Demokrasi Membeludak, Kelompok Anak Muda Mendominasi

Bojonegoro, kab-bojonegoro.kpu.go.id. – Pendaftaran Relawan Demokrasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bojonegoro membeludak. Membeludaknya pendaftar tersebut didominasi oleh keompok anak-anak muda di Kabupaten Bojonegoro.

Seperti yang tampak pada hari ini, Sabtu (12/01/2019), pendaftar didominasi oleh para anak muda yang kebanyakan baru lulus SMA atau kuliah di perguruan tinggi (fresh graduate).

Komisioner Divisi SDM dan Parmas KPU Kabupaten Bojonegoro, Mustofirin menyampaikan bahwa program Relawan Demokrasi adalah gerakan sosial yang dimaksudkan untuk meningkatkan partisipasi dan kualitas pemilih dalam menggunakan hak pilih. Program ini melibatkan peran serta masyarakat yang seluas-luasnya di mana mereka ditempatkan sebagai pelopor (pioneer) demokrasi bagi komunitasnya.

“Program Relawan Demokrasi ini dibuka seluas-luasnya untuk masyarakat Bojonegoro. Untuk jumlah pendaftar mencapa angka 60 an, mayoritas didominasi oleh anak muda. Selain itu juga ada pendaftar dari lingkup bidang keagamaan, komunitas hingga orang-orang yang pernah berkecimpung di dunia kepemiluan,” tutur Mustofirin, Komisioner Divisi SDM dan Parmas KPU Kabupaten Bojonegoro, Sabtu (12/01/2019).

Firin, sapaan akrabnya menjelaskan, dengan mendominasinya pendaftar relawan dari kelompok anak muda tersebut membuktikan bahwa generasi muda kita ini adalah anak-anak muda yang melek politik dan peduli dengan masa depan bangsa.

“Dengan banyaknya kelompok anak muda yang sadar akan pentingnya demokrasi menjadikan KPU semakin antusias untuk meningkatkan angka partisipasi pemilih pada Pemilu 2019 nanti,” tuturnya.

Pendaftaran Relawan Demokrasi tersebut dibuka selama empat hari, mulai tanggal 10-13 Januari 2019. Dengan persyaratan diantaranya adalah warga negara Indonesia (WNI) yang berdomisili di Kabupaten Bojonegoro, memiliki kecakapan wawasan mengenai Pemilu dan melengkapi beberapa persyaratan administrasi lainnya. (lyn/ rin)

KPU Kabupaten Bojonegoro Buka Pendaftaran Relawan Demokrasi Pemilu 2019

Bojonegoro, kab-bojonegoro.kpu.go.id. –  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bojonegoro membuka pendaftaran bagi warga Bojonegoro untuk menjadi Relawan Demokrasi dalam Pemilu 2019, Jum’at (11/01/2018).

Mulai hari ini, KPU Kabupaten Bojonegoro telah membuka 55 kursi untuk Relawan Demokrasi Pemilu 2019. Relawan ini diharapkan datang menjadi perwakilan dari masing-masing kecamatan di Kabupaten Bojonegoro.

Komisioner Divisi SDM dan Parmas KPU Kabupaten Bojonegoro, Mustofirin menyampaikan bahwa program Relawan Demokrasi adalah gerakan sosial yang dimaksudkan untuk meningkatkan partisipasi dan kualitas pemilih dalam menggunakan hak pilih. Program ini melibatkan peran serta masyarakat yang seluas-luasnya di mana mereka ditempatkan sebagai pelopor (pioneer) demokrasi bagi komunitasnya.

“Relawan Demokrasi menjadi mitra KPU dalam menjalankan agenda sosialisasi dan pendidikan pemilih, dengan begini diharapkan mampu mendorong tumbuhnya kesadaran tinggi serta tanggung jawab penuh masyarakat untuk menggunakan haknya dalam pemilu secara optimal,” tutur Mustofirin, Komisioner Divisi SDM dan Parmas KPU Kabupaten Bojonegoro, Jum’at (11/01/2018).

Dalam program Relawan Demokrasi ini ada 11 basis pemilih yang akan disasar. Basis tersebut adalah basis keluarga, basis pemilih pemula, basis pemilih muda, basis pemilih perempuan, basis penyandang disabilitas, basis pemilih berkebutuhan khusus, basis kaum marginal, basis komunitas, basis keagamaan, basis warga internet dan basis relawan demokrasi. (lyn/ rin)

Gelar Rakor Bersama Ketua PPK, KPU Koordinasikan Tugas Penyelenggaraan Pemilu 2019

 

Bojonegoro, kab-bojonegoro.kpu.go.id. –  Dalam rangka membangun koordinasi mengenai penyelenggaraan tahapan Pemilu 2019, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bojonegoro menggelar rapat koordinasi (rakor) bersama Ketua PPK se-Kabupaten Bojonegoro, Kamis (10/01/2019).

Sekira pukul 13.00 WIB, sebanyak 28 orang ketua PPK se-Kabupaten bojonegoro menghadiri acara rakor bersama dengan Ketua dan Komisioner KPU Kabupaten Bojonegoro. Rakor tersebut mengkoordinasikan beberapa hal mengenai pelaksanaan tahapan Pemilu 2019.

Ketua KPU Kabupaten Bojonegoro, M. Abdim Munib, menyampaikan bahwa dipandang perlu mengundang Ketua PPK untuk berkoordinasi terkait dengan hal-hal yang berkaitan dengan tugas pelaksanaan penyelenggaraan pemilu 2019.

“Ada banyak hal yang harus segera kita selesaikan di awal tahun ini. Diantaranya mengenai pembuatan Pakta Integritas badan penyelenggara pemilu sesuai surat KPU RI, persiapan penerimaan logistik, pemantapan SDM di tingkat desa dan beberapa hal mengenai rencana sosialisasi dalam rangka menyukseskan Pemilu 2019,” ungkap M. Abdim Munib, Ketua KPU Kabupaten Bojonegoro saat membuka rakor, Kamis (10/01/2019).

Dalam kesempatan tersebut, Munib mengajak kepada seluruh Ketua PPK yang hadir untuk terus menerus aktif dalam memerangi serangan-serangan hoax yang mengenai KPU.

“Ketua PPK perlu meneruskan ke anggota PPK dan PPS untuk ikut peduli menangkal berita-berita hoax terkait penyelenggaraan pemilu,” pesannya.

Rakor berlangsung tertib hingga pukul 16.00 WIB. (lyn/ rin)

Di Haul Gusdur Ke-9 “Yang Terpenting dari Politik adalah Kemanusiaan”, KPU Bojonegoro Akan Wujudkan Pemilu Bermartabat

Bojonegoro, kab-bojonegoro.kpu.go.id. –  Dalam rangka Haul Gusdur ke-9, KPU Kabupaten Bojonegoro menghadiri acara diskusi publik bertajuk Gusdur Demokrasi dan Politik Indonesia yang diselenggarakan oleh Gusdurian Bojonegoro, Kamis (03/01/2019).
Sekira pukul 09.00 WIB, bertempat di aula PC NU Bojonegoro, Ketua KPU Kabupaten Bojonegoro, M. Abdim Munib menghadiri acara diskusi dalam rangka Haul Gusdur ke-9. Selain Ketua KPU, hadir juga Komisioner Bawaslu dan beberapa lembaga serta komunitas jaringan Gusdurian yang ada di Bojonegoro.
Koordinator Gusdurian Bojonegoro, Heri, mengungkapkan bahwa haul yang dilaksanakan bertepatan dengan tahun 2019 sebagai tahun politik tersebut, dikemas dengan tema “Yang Lebih Penting dari Politik adalah Kemanusiaan”.
“Sebagaimana tahun ini adalah tahun politik yang akan menjadi penentu masa depan bangsa Indonesia, kiranya pemikiran gusdur ini bisa menjadi refleksi untuk kita dalam berpolitik,” ungkap Heri, Koordinator Gusdurian Bojonegoro, Kamis (03/01/2019).
Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Bojonegoro, M. Abdim Munib menyampaikan bahwa pihaknya sangat setuju dengan tema besar yang diangkat oleh Gusdurian Bojonegoro tentang pentingnya kemanusiaan dalam politik.
“Sebagai penyelenggara kami membungkus kemanusiaan dalam politik itu dapat diwujudkan dengan terselenggaranya Pemilu yang bermartabat,” tutur M. Abdim Munib, Ketua KPU Kabupaten Bojonegoro, Kamis (03/01/2019).
Pemilu yang bermartabat, jelas Munib dimana pemilu dapat diselenggarakan sesuai ketentuan yang ada dengan serangkaian cara yang baik dan humanis.
“Dimana dari penyelenggara dapat melayani hak-hak rakyat dengan baik dan humanis, peserta pemilu juga mampu menjaga agar proses kampanye berlangsung dengan humanis, kemudian masyarakat juga, sebagai pemilih mampu memberikan hak dan kewajibannya kepada negara dengan humanis,” tuturnya.
Selain berdiskusi mengenai tema tersebut, Ketua KPU kabupaten Bojonegoro juga menyampaikan beberapa poin penting mengenai Pemilu 2019. Acara tersebut berjalan dengan ganyeng dan berakhir pukul 13.00 WIB. (lyn/ rin)

KPU Bojonegoro Lantik PPK Paska Putusan MK


Bojonegoro – kab-bojonegoro.kpu.go.id. – KPU Kabupaten Bojonegoro melantik sebanyak 56 orang anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Pemilihan Umum 2019 paska putusan Mahkamah konstitusi 31/PUU-XVI/2018 di Gedung Lantai 2 KPU kabupaten setempat Rabu, 2 Januari 2019. Paska pelantikan ini kini jumlah anggota PPK menjadi lima orang lagi di masing-masing kecamatan yang semula tiga orang.

Perlu diketahui, saat Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur serta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati 2018 jumlah anggota PPK sebanyak lima orang, dan memulai tahapan Pemilu 2019 jumlahnya anggota PPK dikurangi menjadi tiga orang berdasarkan Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017.

Prosesi pelantikan dipimpin langsung Ketua KPU Kabupaten Bojonegoro M. Abdim Munib didampingi jajaran anggota KPU kabupaten setempat lainnya. Prosesi pelantikan berjalan khidmat dengan disaksikan anggota PPK Pemilu 2019 lainnya.Ditekankan M. Abdim Munib, mengingat tahapan Pemilu 2019 berjalan begitu padat ditekankan anggota PPK yang baru dilantik segera menyesusiakn dengan anggota PPK lainnya. “Segera ambil peran bantulah menyelesaikan pekerjaan yang sudah menunggu, dan jangan menjadi beban sesama,” tegasnya.

Usai pelantikan, lima orang anggota PPK dua yang baru dilantik dan tiga anggota PPK sebelumnya langsung mengikuti kegiatan Rapat Koordinasi Peraturan KPU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Tahapan, Progam, dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilu 2019 yang diubah terahir dengan putusan Peraturan KPU Nomor 32 Tahun 2018. Pemateri Rapat Koordinasi kali ini oleh masing-masing komisioner KPU kabupaten Bojonegoro. (rin)

KPU BOJONEGORO

Jl. K.H.R. Moch. Rosyid No. 93 Desa Pacul Kecamatan Bojonegoro

(0353) 891760

kpubojonegoro@gmail.com

Facebook KPU Bojonegoro

Kontak Kami


Fatal error: Uncaught ArgumentCountError: Too few arguments to function wpgs_strip_htm(), 1 passed and exactly 2 expected in /var/www/html/kab-bojonegoro.kpu.go.id/wp-content/plugins/gspeech/includes/display-functions.php:215 Stack trace: #0 [internal function]: wpgs_strip_htm(Array) #1 /var/www/html/kab-bojonegoro.kpu.go.id/wp-content/plugins/gspeech/includes/display-functions.php(271): preg_replace_callback('/{gspeech( styl...', 'wpgs_strip_htm', '{gspeech style=...', 2) #2 [internal function]: wpgs_prepare_html('<!--WPFC_PAGE_T...', 9) #3 /var/www/html/kab-bojonegoro.kpu.go.id/wp-includes/functions.php(3813): ob_end_flush() #4 /var/www/html/kab-bojonegoro.kpu.go.id/wp-includes/class-wp-hook.php(286): wp_ob_end_flush_all('') #5 /var/www/html/kab-bojonegoro.kpu.go.id/wp-includes/class-wp-hook.php(310): WP_Hook->apply_filters('', Array) #6 /var/www/html/kab-bojonegoro.kpu.go.id/wp-includes/plugin.php(453): WP_Hook->do_action(Array) #7 /var/www/html/kab-bojonegoro.kpu.go.id/wp-includes/load.php(684): do_action('shutdown') in /var/www/html/kab-bojonegoro.kpu.go.id/wp-content/plugins/gspeech/includes/display-functions.php on line 215