MoU KPU-Unigoro untuk Peningkatan Pendidikan Kepemiluan

Bojonegoro, kab-bojonegoro.kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bojonegoro melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (Mou) atau nota kesepahaman dengan Universitas Bojonegoro (Unigoro) tentang peningkatan pendidikan kepemiluan, Rabu, 8/3/17.

Penandatangan MoU dilakukan oleh Ketua KPU Kabupaten Bojonegoro M. Abdim Munib dengan Rektor Unigoro Slamet Kyswantoro, dengan disaksikan Ketua Yayasan Suyitno Bojonegoro Arief Januarso beserta jajaran civitas akademika dan jajaran komisioner KPU Kabupaten Bojonegoro di Gedung Sogo Kampus Unigoro.

Dalam perjanjian tersebut pihak KPU Kabupaten Bojonegoro memiliki kewajiban sebagai narasumber/pendidik yang setiap saat untuk memberikan materi tentang kepemiluan. Sedangkan dari pihak Unigoro membantu kesuksesan dalam bentuk tehnis lainya.

Rektor Unigoro Slamet Kyswantoro dalam sambutannya menekankan, Pemilu merupakan pengamalan dari proses demokrasi harus sejak dini dipahamai oleh para mahasiswa. Mengingat mereka merupakan kader penerus bangsa maka harus mengerti akan cita-cita bangsa Indonesia.

“KPU ke kampus itu sudah pas, karena mahasiswa ini nanti menjadi bagian yang menggerakkan arah negeri ini,” terang rektor yang juga mantan aktivis  saat kuliah di Jember.

Setelah acara penandatanganan MoU selesai, kegiatan dilanjutkan sosialisi tentang pemutakhiran data pemilih berkelanjutan dan pentingnya partisipasi pemilih dalam kegiatan kepemiluan.

Materi pemutakhiran data pemilih disampaikan oleh Divisi Perencanaan dan Data KPU Kabupaten Bojonegoro A Khudlori. Dihadapan Mahasiswa Khudlori menyampaikan syarat untuk menjadi pemilih diantaranya sudah berusia 17 tahun atau sudah kawin, tidak hilang ingatan, tidak sedang dicabut hak pilihnya dan terdata sebagai pemilih.

Materi kemudian dilanjutkan oleh Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat KPU Kabupaten Bojonegoro Mustofirin tentang pentingnya partisipasi pemilih dalam pemilu.

Setelah paparan selesai, satu-persatu mahasiswa yang belum pernah tercatat dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada Pemilu Presiden dan wakil presiden 2014 didata Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan foto copy KTP. (ir/rin)

0 Comments

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Don't have account. Register

Lost Password

Register